Metoda Geolistrik

Please log in or register to like posts.
News

Cara geolistrik berkembang pada awal th. 1900-an. Harga alat geolistrik naniura, namun lalu mulai banyak digunakan untuk kepentingan eksplorasi pada th. 1970-an. Cara yang pertama kalinya banyak digunakan di Indonesia yaitu cara geolistrik ketentuan Schlumberger serta Wenner. Pada cara ini pengambilan data V (lain mungkin) serta I (kuat arus) dikerjakan ikuti konfigurasi elektroda yang di buat oleh Schlumberger (untuk ketentuan schlumberger) serta Wenner (untuk ketentuan Wenner). Geolistrik yaitu satu diantara cara dalam geofisika yang pelajari karakter aliran listrik didalam bumi. Pendeteksian diatas permukaan mencakup pengukuran medan mungkin, arus, serta elektromagnetik yang berlangsung baik dengan alamiah ataupun karena penginjeksian arus kedalam bumi. Pendugaan geolistrik ini ditujukan untuk peroleh deskripsi tentang susunan tanah dibawah permukaan serta peluang terdapatnya air tanah serta mineral pada kedalaman spesifik. Pendugaan geolistrik ini didasarkan pada fakta kalau material yang berlainan bakal memiliki tahanan type yang berlainan jika dialiri arus listrik. Air tanah memiliki tahanan type yang lebih rendah dari pada batuan mineral. Prinsip kerja pendugaan geolistrik yaitu mengukur tahanan type (resistivity) dengan mengalirkan arus listrik dalam batuan atau tanah lewat elektroda arus (current electrode), lalu arus di terima oleh elektroda mungkin. Lain mungkin pada dua elektroda itu diukur dengan volt mtr. serta dari harga pengukuran itu bisa dihitung tahanan type semuanya batuan dengan memakai rumus.

Ketidaksamaan mungkin diukur lewat sepasang elektroda mungkin. Dalam cara –metode geolistrik tahanan type bisa dibagi jadi dua grup besar, yakni :

1. Cara Resistivitas Mapping
Cara ini adalah cara resistivitas yang mempunyai tujuan untuk pelajari macam tahanan type susunan bawah permukaan dengan horizontal, oleh karenanya pada cara ini dipakai konfigurasi elektroda yang sama untuk semuanya titik penilaian bumi. Kemudian baru di buat kontur isoresistivitasnya.

2. Cara Resistivitas Sounding (drilling)
Cara ini umum di kenal jadi Resistivitas Drilling, Resistivitas Probingdan lain-lain. Hal semacam ini berlangsung karna pada cara ini mempunyai tujuan untuk pelajari macam resistivitas batuan di bawah permukaan bumi dengan vertical.

Pada cara ini, pengukuran disuatu titik sounding dikerjakan dengan jalan merubah-ubah jarak elektroda. Pergantian jarak elektroda ini tidak dikerjakan dengan asal-asalan, namun dari mulai jarak elektroda kecil lalu jadi membesar dengan grundal. Jarak elektroda ini sepadan dengan kedalamn susunan batuan yang bisa diselidiki. Pada pengukuran sesungguhnya, pembesaran jarak elektroda mungkin saja dikerjakan bila memiliki satu alat geolistrik yang ideal. Dalam soal ini alat geolistrik itu mesti bisa hasilkan arus listrik yang cukup besar atau alat itu mesti cukup peka dalam mendeteksi benda mungkin yang kecil sekali. Oleh karenanya, alat geolistrik yang baik yaitu alat yang bisa hasilkan arus listrik cukup besar serta memiliki sensitifitas yang cukup tinggi.

Pengukuran dengan memakai cara resistivitas (geolistrik) mempunyai tujuan untuk peroleh susunan resistivitas bumi. Susunan resistivitas bumi yaitu macam harga resistivitas pada dari permukaan tanah (Awaluddin, 2004).